Apa kata pertama yang terpikir olehmu saat mendengar kata "hubungan"? Kalau aku sih satu kata, unik.
Yup! Menurutku segala macam jenis hubungan itu unik. Ia baru bisa dikatakan hubungan saat kita menjalaninya dengan intens. Dan ia baru bisa berkembang jika kita berhasil menciptakan konflik dan menyelesaikannya kembali; bersama.
Kali ini kumulai dengan hubungan persahabatan. Hubungan persahabatan itu unik. Ia ga butuh peresmian atau ungkapan formal lain. Ia cuma butuh dijalani dan dinikmati. Kita ga bisa menilai bahwa seseorang adalah sahabat kita sebelum menjalani banyak hal bersamanya.
Senyum bareng, ketawa ngakak bareng, gaje bareng, sok sibuk bareng, sok imut bareng, selfie bareng. Tapi ga hanya itu. Belum sahabat namanya jika kita belum nangis darah bareng 😱, mewek bareng, hadepin masalah bareng, nyari solusi bareng, dan akhirnya lega bareng.
Coba deh kamu ingat lagi, kira2 gimana awal ceritanya sampai kamu bisa sahabatan ama seseorang? Pasti salah satunya ada diantara kegiatan bareng yang kusebutkan tadi.
Jika semua itu udah dilewatin bareng, nah sekarang saatnya buat bilang bahwa dia adalah sahabatmu. Satu hal yang harus dilakukan setelahnya, pastikan bahwa kamu bersahabat dengan orang yang benar. Yang akan selalu mengajak pada kebaikan. Karena sahabat adalah cerminan diri kita.
Jika sahabatan sama kambing hutan (anti mainstream), kita juga bakal kena bau amisnya. Kalau sahabatan sama bunga mawar, kita juga bakal ketularan wanginya. Pada setuju kan? 😉
Tidak ada komentar:
Posting Komentar